Galeri
Templat Proyek & Pengembangan
Dari perencanaan hingga retrospektif, gunakan langsung struktur board dan tugas yang dibutuhkan tim pengembangan. Whiteboard dan kanban jadi satu paket, siap dijalankan langsung saat rapat.
Tersedia mulai dari board pemula untuk yang baru pertama kali jadi pemimpin proyek, sampai board operasional harian seperti pelacakan sprint dan bug untuk tim pengembangan. Pilih sesuai tahap yang sedang Anda jalani: menyusun rencana, memantau progres, atau melakukan retrospektif dan mencegah masalah berulang.
49 item
Cara Memilih Templat Proyek & Pengembangan
Templat manajemen proyek berbeda isinya tergantung tahap proyek yang sedang dijalani. Sebelum memilih, tentukan dulu apakah Anda sedang menyusun rencana, mengelola pekerjaan yang berjalan, atau melakukan retrospektif setelah proyek selesai. Templat dengan kata untuk Pemula cocok bagi yang baru pertama kali.
Menyusun rencana
Jika baru pertama kali dipercaya memimpin proyek, mulai dari "Manajemen Proyek untuk Pemula". Board ini punya piagam proyek, peta pemangku kepentingan, tabel milestone, dan kuadran risiko, sehingga tujuan, ruang lingkup, jadwal, tim, dan risiko bisa dirangkum dalam satu tempat. Setelah ruang lingkup jelas, gunakan "WBS untuk Pemula" untuk memecah hasil kerja menjadi tiga tingkat sampai ke daftar tugas. Untuk menyusun jadwal, "Gantt Chart untuk Pemula" menyediakan tabel pekerjaan dikali minggu, lengkap dengan kolom tanggal mulai, selesai, dan penanggung jawab.
Mengelola tugas dan progres
Bagi yang tabel Excel-nya sudah tidak lagi diperbarui, templat migrasi cocok digunakan. Jika jadwal masih ingin jadi pusat perhatian, pilih "Papan migrasi Gantt Excel untuk Pemula" untuk memindahkan nama pekerjaan, penanggung jawab, tanggal, dan progres ke board. Jika lebih ingin melihat daftar tugas dan statusnya daripada jadwal, pilih board migrasi untuk tabel manajemen tugas. Ketika pekerjaan setengah jalan menumpuk dan tidak ada yang selesai, "Papan Kanban Pertama untuk Pemula" membatasi kolom Sedang Dikerjakan sampai tiga kartu lewat batas WIP. Bagi yang Gantt chart-nya sering berhenti diperbarui, ada templat pemula untuk pengecekan progres sekali seminggu.
Menjalankan tim pengembangan
Kalau baru bergabung dengan tim Scrum, "Pengembangan Agile untuk Pemula" memperkenalkan peran, acara, dan artefak Scrum sebelum menjalankan sprint pertama. Tim yang sudah menjalankan pengembangan iteratif lebih cocok memakai board operasional dengan siklus dua minggu. Untuk melacak bug dari laporan sampai rilis perbaikan, gunakan "Papan Pelacakan Bug". Menjelang peluncuran aplikasi, "Daftar Persiapan Rilis Aplikasi" membantu memastikan setiap gerbang, dari pengajuan ke toko aplikasi sampai pengumuman ke pengguna, tidak terlewat.
Retrospektif dan mencegah masalah berulang
Di akhir sprint atau siklus kerja, "Papan Retrospektif KPT" membantu Anda mulai dari hasil Try sebelumnya, mengumpulkan Keep dan Problem, lalu memilih satu Try berikutnya. Saat penyebab suatu masalah belum jelas, "Analisis 5 Whys untuk Pemula" mengajak Anda memperluas kemungkinan penyebab lebih dulu dengan diagram tulang ikan (fishbone) lalu bertanya mengapa sampai lima kali hingga menemukan akar masalah dan langkah pencegahannya. Untuk mendata masalah yang mungkin terjadi sejak awal, ada juga daftar risiko yang menentukan urutan berdasarkan kemungkinan terjadi dikali dampak.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Templat manajemen proyek bisa dilihat tanpa mendaftar?
Bisa, isi templat dapat dilihat di halaman publik tanpa mendaftar. Untuk memakainya sebagai proyek sendiri, Anda perlu mendaftar gratis lalu menyalinnya dari marketplace. Anda bisa membandingkan board untuk perencanaan dan board untuk operasional dulu sebelum memilih.
Bisa pindah dari Gantt chart yang dibuat di Excel?
Bisa, dengan menyalin ulang isi tabel yang sudah ada secara manual. "Papan migrasi Gantt Excel untuk Pemula" punya lima langkah memindahkan nama pekerjaan, penanggung jawab, tanggal mulai, tanggal selesai, dan progres ke board, plus kolom untuk menuliskan aturan pembaruan setelah pindah.
Sprint atau kanban, mana yang sebaiknya dipilih?
Jika ingin merencanakan dan meninjau pekerjaan tiap dua minggu, sprint lebih cocok. Jika ingin merapikan alur kerja tanpa periode tetap, kanban lebih pas. Kanban bisa dimulai dari "Papan Kanban Pertama untuk Pemula", dengan batas WIP tiga kartu di kolom Sedang Dikerjakan dan peninjauan mingguan.
Bisa dipakai untuk pelacakan bug dan pengecekan sebelum rilis aplikasi?
Bisa. "Papan Pelacakan Bug" punya lima kolom, dari laporan masuk, verifikasi reproduksi, sedang diperbaiki, sedang diuji, sampai sudah dirilis, dengan urutan pengerjaan berdasarkan dampak dan frekuensi kemunculan. "Daftar Persiapan Rilis Aplikasi" memetakan tahap dari pengajuan ke toko aplikasi sampai pengumuman ke kolom menunggu pengajuan dan sedang ditinjau.