Galeri
Templat Pemasaran & Penjualan
Kerangka analisis dan tugas eksekusi digabung dalam satu board, sehingga perencanaan hingga pemantauan progres bisa dilakukan di layar yang sama.
Tersedia templat analisis pasar, perencanaan kampanye dan konten, pengelolaan prospek dan pelanggan, sampai persiapan kunjungan klien dan proposal. Pilih sesuai tahap yang sedang dihadapi: menentukan target, menjalankan program, atau mendorong sebuah kesepakatan maju.
26 item
Buku Kerja Perencanaan Kampanye: Susun Tujuan, KPI, dan Strategi Kanal dalam Satu Halaman
Tim marketing yang merencanakan kampanye triwulanan membuka templat ini pada hari kickoff. Papan tulis menyusun dari atas ke bawah: bingkai tujuan dan KPI, skenario dari kesadaran sampai tindakan, kisi kanal x inisiatif, matriks prioritas inisiatif, dan bingkai aturan berjalan. Papan tugas terbagi lima tugas induk - menetapkan tujuan, menyusun target, alokasi kanal, membuat kreatif, dan mengukur dampak - dan semuanya dimulai dari belum dikerjakan begitu disalin. Templat ini dipakai saat ide inisiatif sudah banyak tapi produksi mulai berjalan sebelum tujuan dan KPI ditetapkan. Cocok untuk tim yang mencari cara menyusun kampanye, cara membuat KPI tree, atau templat proposal marketing. Juga cocok dipakai saat kickoff untuk menyamakan pemahaman semua pihak. Isi papan dari atas ke bawah. Di papan ①, pastikan dulu tujuan dan KPI utama, anggaran dan periode, serta asumsi dan batasan. Lalu di papan ② tuliskan alur dari kesadaran sampai loyalitas dalam kalimat, dan di kisi papan ③ bagi peran iklan, owned media, serta email/media sosial. Di papan ④ tentukan prioritas yang dikerjakan minggu ini, dan di papan ⑤ tuliskan frekuensi rapat rutin serta cara retrospektif di akhir, maka perencanaan pun selesai. Papan tugas punya lima kolom - belum dikerjakan, sedang dirancang, sedang dibuat, ditinjau, dan selesai - jadi alirkan kartu yang perencanaannya sudah matang ke tahap produksi. Pada minggu pertama, fokuslah pada "kuantifikasi target capaian" dan "membuat KPI tree", dan tunda produksi sampai angkanya jelas agar mengurangi revisi. Selesaikan "memasang tag pengukuran" dalam bulan pertama agar angka bisa diperbarui tiap minggu. Jangan memendam pekerjaan yang tak maju dalam dua hari - bawa ke rapat rutin dan putuskan saat itu juga apakah menukar penanggung jawab atau mempersempit cakupan.
Pipeline Penjualan B2B: Kelola Tahap Deal & Analisis Kekalahan
Templat yang dipakai tim sales dan manajer setiap kali membuka tinjauan deal mingguan. Papan tulis memuat target kuartal ini, syarat keluar tiap tahap, matriks peluang menang × nilai deal, dan bingkai 4 kategori alasan kalah. Papan tugas punya 6 kolom dari lead sampai menang-kalah, dimulai dengan 4 tugas utama - rapikan pipeline, majukan deal, analisis kekalahan, dan tinjauan mingguan - beserta subtugasnya, semuanya belum dikerjakan. Cocok untuk sales dan manajer sales yang mencari 'templat manajemen pipeline penjualan' atau 'cara membuat lembar manajemen deal'. Berguna saat deal hanya ada di kepala satu orang dan harus ditanya ulang tiap rapat, alasan kalah berhenti di 'harga terlalu mahal' sehingga proposal tak pernah diperbaiki, atau perkiraan sampai akhir bulan tak jelas. Cocok untuk tim kecil maupun sales solo di tahap awal. Gunakan papan dari atas ke bawah. Isi target dan asumsi di '① Target penjualan kuartal ini dan asumsi pipeline', lalu tetapkan syarat keluar tiap tahap di '② Alur tahap deal (syarat keluar tiap tahap)'. Letakkan deal di '③ Peluang menang × nilai deal (tentukan urutan digerakkan)' untuk memilih deal minggu ini, dan tempel deal kalah ke salah satu dari 4 bingkai '④-1 Kalah di harga/anggaran' sampai '④-4 Waktu/kompetitor'. Cara mingguannya dirangkum di '⑤ Format tinjauan mingguan (selesai 15 menit)', dan papan tugas menggerakkan kartu lewat 6 kolom Lead, Pertemuan Awal, Proposal & Penawaran, Negosiasi Akhir, Menang, Kalah. Minggu pertama fokus pada 'Definisikan Tahap' dan 'Petakan Kartu Deal', prioritaskan memuat semua deal yang sedang berjalan ke papan. Sejak bulan pertama, tetapkan hari dan jam di 'Jadwalkan Tinjauan', dan mulai tiap minggu dari 'Cari Deal Mandek' agar keputusan tidak terlambat. Jangan tutup deal kalah begitu saja - selesaikan sampai 'Kategori Kekalahan' agar bisa dipakai di proposal berikutnya.
Lembar Persona untuk Pemula: Atribut, Masalah, dan Perilaku demi Satu Pelanggan
Templat untuk pemula ini menggambar satu pelanggan dari data dan wawancara yang ada, lewat atribut, masalah, dan perilaku, agar seluruh tim membayangkan orang yang sama. Papan tulis punya empat halaman: halaman 1 memastikan tujuan dan materi yang ada, halaman 2 mengisi kartu atribut, masalah, perilaku dan peta empati, halaman 3 memilah fakta dan dugaan untuk memilih satu persona utama, halaman 4 menentukan profil singkat, aturan pakai, dan hari tinjau. Papan tugas punya empat kolom dari belum dikerjakan sampai diputuskan dan dibagikan, dengan satu tugas induk per halaman dan tiga subtugas masing-masing. Meski belum tahu caranya, cukup ganti tiap “Mis.” dengan produk Anda sesuai urutan halaman; catatan tempel hijau untuk fakta, merah untuk dugaan yang perlu dicek. Toko kecil bisa mulai dari beberapa wawancara, lalu memakai persona ini sebagai acuan tiap proyek, ditinjau tiap 3 bulan.
Cara Membuat Survei untuk Pemula: Persempit ke 10 Pertanyaan yang Mudah Dijawab Berurutan
Karyawan baru yang membuat survei pelanggan pertama kalinya memakai templat untuk pemula ini untuk menurunkan kebutuhan jadi 10 pertanyaan dan mengurutkannya agar mudah dijawab sampai selesai. Papan tulis punya empat halaman. Halaman 1 menetapkan tujuan dan audiens; halaman 2 mengeluarkan pertanyaan dengan pohon logika; halaman 3 memangkas jadi 10 dengan MoSCoW dan mengatur urutan; halaman 4 mengujinya ke dua orang sebelum dibagikan dan menyiapkan cara membaca hasil. Papan tugas punya lima kolom - akan dikerjakan, sedang ditulis, diuji dan diperbaiki, mengumpulkan jawaban, dan sudah dibagikan - dengan empat tugas induk (satu per halaman) dan tiga subtugas masing-masing. Ikuti tanda "mis." di papan secara berurutan agar tidak menyusun pertanyaan sembarangan, pilih antara pilihan ganda dan isian bebas, taruh pertanyaan sulit di bagian akhir; bisa dipakai sendiri atau bersama 2-3 orang, untuk survei kepuasan, alasan berhenti berlangganan, atau survei setelah acara.
Templat Proposal untuk Pemula: 3 Paket Emas-Perak-Perunggu Mudah Dipilih
Sales yang hanya menawarkan 1 opsi dan sering dijawab "dipikir dulu" bisa memakai templat proposal untuk pemula ini, dengan 3 paket Emas, Perak, dan Perunggu yang mudah dipilih pelanggan. Papan tulis memuat 3 paket Emas, Perak, Perunggu, kotak cek kendala pelanggan, alur presentasi 4 langkah, tabel perbandingan 4 baris x 3 paket, serta kelebihan-kekurangan paket andalan. Papan tugas punya 5 kolom, dari menampung kendala sampai memutuskan dan langkah berikutnya, dengan 4 tugas induk dan 12 subtugas di kolom Dengar kendala. Dengan menunjukkan 3 paket berbeda harga dan isi, pembicaraan berubah dari beli atau tidak menjadi paket mana yang dipilih. Angka di papan adalah contoh belum PPN, ganti dengan harga perusahaan Anda sendiri. Berbeda dari templat proposal 1 opsi yang urut kendala-solusi-hasil-biaya, di sini fokusnya perbandingan 3 paket untuk dipilih pelanggan.
Papan Analisis 4P untuk Pemula: Isi Produk, Harga, Tempat, dan Promosi, Temukan Ketidaksesuaian
Pemilik usaha yang baru pertama kali memakai analisis 4P (bauran pemasaran - Produk, Harga, Tempat, dan Promosi) memakai papan pemula ini untuk merapikan cara menjual produknya sendiri. Papan tulis punya tiga kartu produk untuk menulis siapa pembeli, apa yang dijual, dan cara jualan sekarang, empat kolom 4P, lima langkah urutan pengisian, dua bingkai contoh ketidaksesuaian dan cara memperbaikinya, serta ruang untuk tiga langkah berikutnya. Papan tugas punya empat kolom dari draf sampai eksekusi, dengan empat tugas induk dan dua belas subtugas, semuanya belum dikerjakan. Kalau bingung cara memakai analisis 4P, ikuti urutan papan mulai dari Produk lalu periksa apakah Harga dan Promosi sudah selaras; ini juga langkah lanjutan dari analisis STP yang menentukan target pembeli lebih dulu. Tulis nominal dalam rupiah dan simpan info diskon atau ongkos kirim di kolom yang sama, supaya mudah diingat alasannya nanti.
Analisis 3C untuk Pemula: Temukan KSF dari Sudut Pandang Pelanggan, Pesaing, dan Perusahaan
Templat untuk pemula yang baru belajar cara melakukan analisis 3C, mulai dari menata informasi tentang pelanggan, pesaing, dan perusahaan sendiri sampai memutuskan satu KSF alias kunci keberhasilan. Di papan tulis, halaman kiri memuat tujuan dan lingkup analisis, tiga bingkai Customer, Competitor, dan Company, empat kolom SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman), serta bingkai KSF; halaman kanan memuat empat langkah analisis 3C, tabel hal yang diteliti pada tiap C (3 baris kali 3 kolom), dan tiga bingkai kesalahan umum. Papan tugas punya lima kolom, dari perlu diteliti sampai diputuskan, dengan 4 tugas induk dan 12 subtugas yang belum dikerjakan. Analisis 3C adalah cara meneliti Customer (pasar dan pelanggan), Competitor (pesaing), dan Company (perusahaan sendiri) untuk menemukan syarat yang membuat Anda bisa menang. Jika bingung, pilah fakta yang terkumpul ke empat bidang SWOT lalu ambil satu KSF pada titik kekuatan (S) bertemu peluang (O) yang belum dipenuhi pesaing.
Analisis STP untuk Pemula: segmentasi, targeting, dan positioning untuk memilih pasar
Orang yang baru pertama kali memikirkan cara menjual produk atau jasa kecil memakai templat analisis STP untuk pemula ini untuk memilih pasar sasaran lewat segmentasi, targeting, dan positioning. Papan tulis berisi ruang untuk produk dan cara jualan saat ini, diagram 3 langkah STP, tabel 3 kriteria × 3 segmen, kuadran daya tarik pasar × kekuatan sendiri, peta empati 6 area (pikiran, yang didengar, yang diinginkan, ucapan dan tindakan, keluhan, yang dilihat), peta positioning harga × keunggulan, serta tiga bingkai rangkuman S, T, dan P. Papan tugas berisi lima kolom, dari mengumpulkan data sampai rangkuman, dengan 4 tugas induk dan 12 subtugas yang semuanya belum dikerjakan. Meski belum tahu cara melakukan analisis STP, jika diisi dari atas ke bawah, S, T, dan P akan tersambung dalam satu garis.
Manajemen Penjualan untuk Pemula: papan catatan aktivitas harian dan kemajuan prospek
Orang yang baru mulai di bidang penjualan memakai templat manajemen penjualan untuk pemula ini guna mencatat jumlah aktivitas harian dan kemajuan tiap prospek, lalu menentukan langkah pekan depan. Di papan tulis ada bingkai untuk menghitung mundur jumlah aktivitas dari target bulan ini, pelacak aktivitas 5 baris (telepon, kunjungan, proposal, penawaran, closing) kali 5 kolom (pekan 1 sampai 4 dan target bulan), daftar prospek dalam 3 bingkai (calon, sedang diproposal, closing), alur 5 langkah sampai closing, peta pemangku kepentingan dengan 4 kuadran, refleksi mingguan YWT, serta 3 bingkai berisi hambatan, aturan, dan kiat. Papan tugas punya 5 kolom (rencana pekan ini, sudah telepon atau kunjungan, menunggu jawaban, proposal dan penawaran, selesai) dengan 4 tugas induk dan 12 subtugas yang belum dimulai. Walau belum paham cara mengelola penjualan, cukup menghitung aktivitas dan memilah prospek untuk mulai hari itu juga. Contoh nominal di papan ditulis dalam rupiah.
Manajemen Pelanggan (CRM) untuk Pemula: Kartu Klien dan Peringkat A-D agar Tak Telat Menghubungi
Templat manajemen pelanggan (CRM) untuk pemula, dipakai pelaku UMKM, toko kecil, dan tenaga penjual tahun pertama yang ingin punya kartu klien serta peringkat A sampai D agar tidak telat menghubungi. Di papan tulis ada bingkai tujuan dan aturan, empat peringkat yaitu A dipertahankan, B dikembangkan, C baru, dan D pasif, peta empati enam sisi, kartu klien empat kolom untuk empat pelanggan, tiga bingkai aturan pencatatan kontak, siklus kontak empat langkah, dan bingkai tiga pelanggan minggu ini. Papan tugas punya lima kolom yaitu hubungi minggu ini, sudah dihubungi, menunggu balasan, sedang ditangani, dan selesai, serta berisi 4 tugas induk dengan 12 subtugas yang belum dikerjakan, dari mendata pelanggan sampai meninjau peringkat di akhir bulan. Patokan tiap peringkat dan frekuensi kontak sudah tertulis di papan, jadi pemula pun tidak bingung memulai. Peringkat A sampai D adalah gagasan RFM, yaitu melihat pelanggan dari kontak terakhir, frekuensi, dan nilai belanja.
Proposal Klien untuk Pemula: dari Masalah Klien ke Solusi, Manfaat, dan Biaya
Tenaga penjual dan pekerja lepas yang membuat proposal klien pertama kali belajar menulis proposal untuk pemula dengan urutan masalah, penyebab, solusi, manfaat, biaya, dan langkah berikutnya. Papan tulis punya dua halaman; di kiri ada data klien dan hasil wawancara, dua kolom Value Proposition Canvas yang menghadapkan pekerjaan, keluhan, dan harapan klien dengan nilai perusahaan Anda, alur cerita proposal enam tahap, dan tiga opsi penawaran; di kanan ada tiga bingkai pertanyaan yang mungkin muncul, tabel susunan halaman proposal, dan cek sebelum kirim. Papan tugas punya lima kolom - wawancara, susun alur, sedang dibuat, cek internal, dan sudah dikirim - dengan empat tugas induk yang masing-masing punya tiga subtugas, total 16 tugas yang belum dikerjakan. Kalau bingung cara membuat proposal, mulailah dari masalah klien dan bukan dari penjelasan produk Anda, karena urutannya sudah ditetapkan di papan. Fokusnya proposal untuk klien luar, bukan dokumen persetujuan internal.
Kunjungan Klien Pertama: Siapkan Malam Sebelumnya, Tampil Baik, Ucapkan Terima Kasih dalam 24 Jam
Templat kunjungan klien pertama untuk sales pemula yang ditemani senior, mencakup persiapan malam sebelumnya, etiket saat bertemu klien, dan email terima kasih dalam 24 jam. Papan tulisnya memuat 5W1H kunjungan, langkah dari tiba lima belas menit lebih awal sampai dua puluh empat jam setelah pamit, apa yang dibawa, dikenakan, dan diucapkan, catatan untuk tiap klien, serta tinjauan KPT. Papan tugasnya terdiri atas lima kolom, yaitu Dijadwalkan, Persiapan, Hari kunjungan, Tindak lanjut dan catatan, serta Selesai, dengan lima tugas induk dan tiga belas subtugas dari riset sampai catatan kunjungan. Jalankan satu kunjungan sebagai satu kartu, rasa cemas telat atau ada yang tertinggal berubah menjadi alur kerja, dan pada kunjungan kedua serta ketiga berkas tiap klien sudah terkumpul.
Cara Memilih Templat Pemasaran & Penjualan
Kategori ini berisi templat pemasaran untuk memikirkan target dan program, serta templat penjualan untuk menjalankan negosiasi dan komunikasi dengan pelanggan. Sebagian analisis juga punya versi untuk pemula. Kalau bingung memilih, mulai dari salah satu dari empat situasi berikut.
Menentukan siapa yang dituju
Bagi yang baru mulai memikirkan cara menjual produk, mulai dari kerangka analisis. Untuk menemukan satu faktor kunci keberhasilan (KSF) dengan membandingkan pelanggan, kompetitor, dan perusahaan sendiri, pakai "Analisis 3C untuk Pemula". Untuk menentukan pasar sasaran lewat tiga tahap segmentasi, targeting, dan positioning, pilih "Analisis STP untuk Pemula". Setelah target ditentukan, "Papan Analisis 4P untuk Pemula" membantu mengisi produk, harga, tempat, dan promosi sekaligus memeriksa apakah ada yang tidak selaras.
Merencanakan program dan konten
Kalau produksi sering dimulai sebelum tujuan dan KPI jelas, "Buku Kerja Perencanaan Kampanye" membantu mengisi tujuan, kisi kanal dan program, lalu urutan prioritasnya. Bagi yang rutin menerbitkan blog, email, atau media sosial tiap bulan, "Kalender Konten Bulanan" menyusun rencana publikasi per minggu dan per kanal. Saat tema artikel mulai tumpang tindih, "Desain Klaster Topik SEO" membantu menyusunnya dari artikel utama pilar dan artikel pendukung klaster.
Mengelola prospek dan pelanggan
Untuk tim yang status kesepakatannya hanya ada di kepala penanggung jawab dan harus ditanyakan ulang tiap rapat, "Pipeline Penjualan B2B" cocok digunakan. Kartu digerakkan lewat enam tahap dari lead sampai menang atau kalah, dengan alasan kekalahan dikelompokkan jadi empat kategori untuk bahan proposal berikutnya. Pemilik usaha kecil yang baru mulai merapikan manajemen pelanggan bisa memakai "Manajemen Pelanggan (CRM) untuk Pemula", dengan peringkat A sampai D serta frekuensi kontak, lalu menuliskan pelanggan yang perlu dihubungi minggu ini.
Baru memulai karier di bidang penjualan
Ada juga templat untuk tenaga penjual baru. Sebelum kunjungan pertama bersama senior, "Kunjungan Klien Pertama" membantu menyiapkan riset sehari sebelumnya sampai ucapan terima kasih dalam 24 jam, satu kartu untuk tiap kunjungan. Kalau proposal yang hanya menawarkan satu pilihan sering ditolak, "Templat Proposal untuk Pemula" menyusun tiga paket emas, perak, dan perunggu agar pelanggan bisa memilih sendiri. Ada juga templat untuk merapikan kartu nama dan menyiapkan jamuan makan saat menjadi penyelenggara.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Analisis STP dan 4P, mana yang dipakai lebih dulu?
Analisis STP lebih dulu. "Analisis STP untuk Pemula" menentukan siapa yang dituju dan posisi produk, baru kemudian "Papan Analisis 4P untuk Pemula" mengisi produk, harga, tempat, dan promosi. Dengan target yang sudah jelas, lebih mudah memeriksa apakah harga dan promosi sudah selaras.
Bisa dipakai walau belum tahu cara membuat klaster topik?
Bisa. "Desain Klaster Topik SEO" menyusun tugas induk secara berurutan: menentukan artikel pilar, mencari artikel klaster terkait, menentukan format artikel, merancang tautan internal, lalu menjalankan siklus publikasi dan perbaikan. Kolom di whiteboard-nya juga diisi berurutan dari atas.
Pengelolaan pipeline penjualan bisa dipakai sendirian?
Bisa, walau hanya dikerjakan sendiri. "Pipeline Penjualan B2B" bisa dipakai tim kecil maupun tenaga penjual tunggal di tahap awal usaha, dengan alur yang sama. Whiteboard-nya punya kolom untuk target periode ini dan syarat untuk lanjut dari tiap tahap, sehingga penilaian tetap konsisten walau dikerjakan seorang diri.
Templat pemasaran bisa dipakai gratis?
Bisa. Dengan mendaftar gratis, Anda bisa menyalin templat dari marketplace dan memakainya sebagai proyek sendiri untuk analisis maupun perencanaan program. Sebelum menyalin pun, Anda bisa membandingkan kolom dan susunan tugas tiap templat di halaman publik tanpa mendaftar.